Menikah Dengan Ambil Pinjaman Di Bank Sah Saja


Menikah adalah suatu janji suci yang terjadi sekali dalam seumur hidup. Itupun sangat bergantung dengan situasi maupun kondisi yang kita alami tentunya. Apakah kita bakal membina rumah tangga sekali selamanya dalam hidup kita? Atau mungkin juga bakal berganti-ganti pasangan jika merasa ketidak cocokan maupun ketidakharmonisan di dalam membina rumah tangga kita pastinya. Banyak perbedaan membuat pasangan yang baru saja menikah mengahkiri hubungannya.

Pada saat kita menikah tentunya kita bakal mempersiapkan banyak hal yang kita anggap perlu. Entah itu kita menyiapkan hal-hal yang kecil hingga yang paling besar sebagai salah satu tanggung jawab kita atau hanya dengan mengedepankan masalah gengsi saja. Sebagai pasangan yang akan menyiapkan pernikahan tentu ingin mendapatkan pesta yang sangat mewah dan sangat berkesan. Jika mempunyai uang yang lebih tidak ada salahnya kamu membuat pesta yang sangat mewah.

Banyak orang yang menganggap pernikahan tersebut adalah suatu yang harus dibesarkan lantaran tidak ingin pernikahan yang berlangsung sekali dalam seumur hidup menjadi biasa biasa saja. Semuanya menginginkan acara yang sangat wah. Dan sering kali masalah keuangan mengintai banyak pelaku-pelaku pasangan maupun keluarga yang bakalan melangsungkan pernikahan itu sendiri.

Dari yang pertama cincin kawin yang berhiaskan berlian yang kita idamkan maupun cincin yang biasa saja itupun tergantung dengan anggaran maupun persiapan keuangan yang kita miliki pastinya. Dan bagaimana bila pada saat kita mau menikah keungan kita lagi sangat minim? Mungkin itu salah satu pertanyaan yang berada di benak kita.

Disuatu sisi umur kita sudah terlanjur tua,dan juga pekerjaan serta penghasilan yang pas-pasan. Jangankan untuk membeli cincin emas untuk membayar penghulu saja kita sudah kebingungan. Pasti solusi yang pertama adalah dengan menggunakan pinjaman di bank. Namun untuk melangkah ke semua itu haruslah memikirkan berbagi hal tentunya, jangan asal melangkah lantaran bisa menimbulkan resiko di belakang kita.

Mengambil pinjaman di bank untuk menikah perlu memperhatikan beberapa faktor. Salah satunya adalah kenali dan hitung dengan seksama jumlah yang anda pinjam dan seberapa besar kemampuan anda dalam mengembalikan. Lantaran jika anda salah dalam perhitungan, bisa jadi anda masuk daftar hitam di bank itu sendiri lantaran telat membayar hutang anda.

Jika memang ingin meminjam uang di bank, lihat terlebih dahulu gajimu dan gaji calon istrimu. Jika kamu memang sudah mendapatkan pekerjaan yang tetap dan resiko untuk tidak membayar sangat kecil tidak apa-apa kamu dan pasangan meminjam uang di bank. Akan tetapi jika kamu penghasilannya sangat minim lebih baik jangan.

Untuk apa pernikahan yang mewah tetapi hasil nya merupakan hasil pinjaman dari bank. Lebih baik sederhana tetapi tidak ada pinjaman sehingga kamu tidak kepikiran hutang setelah pernikahan usai. Pikirkan dampaak buruk yang terjadi jika kamu meminjam uang di bank.

Sebuah pernikahan yang sukses bukan dilihat dari mewahnya sebuah pernikahan. Tetapi pernikahan yang sukses adalah mempertahankan rumah tangga sampai maut yang memisahkan. Saling setia satu sama lain. Banyak biaya yang harus kamu pikirkan setelah menikah. Mulai dari masa depan anak, masa depan keluargamu hingga harus membayar cicilan dan keperluan rumah tangga yang lainnya. Bayangkan jika kamu masih mempunyai hutang. Apalagi berhutang dengan bank yang bunganya sangat besar.

Itulah beberapa penjalasan jika kamu meminjam uang ke bank untuk biaya pernikahanmu. Pikirkan baik-baik sebelum memutuskan sesuatu yang menyangkut masa depan. Semoga penjelasan diatas bermanfaat bagi Anda. Lebih baik uangnya untuk investasi dengan membeli cincin nikah sehingga bisa menambah uang tabungan di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *